Skip to content

Omzet Naik, tapi Tim Sales Minta Resign: Pentingnya Sistem dalam Manufaktur

Pertumbuhan bisnis tidak selalu datang tanpa konsekuensi. Dalam banyak perusahaan manufaktur yang sedang berkembang, kenaikan omzet justru sering membuka tantangan baru—terutama ketika sistem internal belum siap mengimbangi permintaan pasar.

Hal ini kami temui pada salah satu klien manufaktur yang berhasil meningkatkan penjualan secara signifikan. Permintaan masuk semakin deras, tim sales dan telemarketer bekerja ekstra keras, namun di balik itu muncul tekanan besar di sisi operasional. Akhirnya, bukan target yang menjadi fokus, melainkan kelelahan tim. Bahkan, muncul keinginan resign dari tim sales yang berada di garis depan menghadapi pelanggan.

Tantangan: Penjualan Melaju, Produksi Tertinggal

Saat situasi mulai chaos, kami menemukan beberapa persoalan mendasar:

  • Tidak ada pencatatan jelas mengenai kapasitas produksi harian.
  • Target produksi tidak terukur.
  • Kepala produksi belum memiliki kesiapan manajerial yang memadai.
  • Bahkan, perusahaan kesulitan menjawab pertanyaan paling krusial: apakah bisnis ini sebenarnya untung atau rugi?

Di kondisi seperti ini, tim sales sering menjadi “korban”—berhadapan dengan pelanggan tanpa dukungan sistem produksi yang solid.

Pendekatan PENSA: Membangun dari Dalam

PENSA masuk dengan fokus utama: memahami akar masalah sebelum menentukan solusi. Beberapa langkah krusial yang kami lakukan antara lain:

  1. Coaching dengan Kepala Produksi
    Menggali kendala dari dalam tim, bukan hanya menilai dari hasil. Kesiapan SDM menjadi bagian penting dari analisis.
  2. Membangun Sistem Pencatatan Produksi
    Dimulai dari pencatatan sederhana, lalu dikembangkan menjadi sistem yang lebih kompleks sesuai kemampuan tim.
  3. Pengukuran & Analisis Data Produksi
    Data digunakan untuk menilai kebutuhan penambahan SDM, mesin, atau perluasan area produksi.
  4. Analisis Kapasitas & Penetapan Target
    Menentukan kapasitas riil, peluang efisiensi, serta target produksi yang sehat dan realistis.

Hasil: Sistem yang Mengubah Dinamika Tim

Setelah sistem produksi mulai terbentuk, perusahaan memiliki dasar kuat untuk mengambil keputusan strategis. Apakah perlu ekspansi, penambahan tenaga kerja, atau justru optimalisasi proses—semuanya bisa diputuskan berbasis data.

Yang paling terasa, dinamika antar tim berubah. Tidak lagi ada drama ketidaksanggupan memenuhi permintaan pasar. Justru sebaliknya, tim sales kini memiliki target yang jelas untuk mengisi kapasitas produksi yang semakin optimal.

Insight dari Kasus Ini

Kasus ini menegaskan satu hal penting: menembus pasar hanyalah satu tahap pertumbuhan. Tantangan berikutnya adalah membangun sistem yang mampu menopang keberhasilan tersebut.

Di PENSA, kami percaya bahwa sistem bukan penghambat pertumbuhan, melainkan fondasi agar bisnis bisa bertumbuh lebih jauh—tanpa mengorbankan tim di dalamnya.